Cara Membaca Alkitab

16 May 2007

Melanjutkan tulisan yang sebelumnya, mampukah saya membaca Alkitab di dalam konteksnya, yang lulus sekolah dengan nilai pas-pasan (atau bahkan tidak lulus), membaca buku tebal ini?

Untungnya, untuk mengenal Tuhan, kita tidak perlu mengandalkan kecakapan atau kemampuan kita sendiri, melainkan dari kerendah hatian kita untuk mengenalNya:

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan” Amsal 1:7

Nah, setelah kita merendahkan hati di hadapanNya,  melalui doa dan meminta kebijaksanaan dariNya untuk membukakan hati kita, barulah kita dapat mengenalNya lebih jauh dari FirmanNya.

Untuk membaca Alkitab, perlu kita ketahui konteks (gaya tulisan, kebudayaan, garis waktu di sejarah) pasal yang sedang kita baca. Jika mau dirangkum secara kasar, garis sejarah ini adalah:

  1. Tuhan menciptakan dunia beserta segala isinya, dan semuanya itu baik (Kejadian 1 & 2)
  2. Manusia jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3)
  3. Usaha manusia menyaingi Tuhan melalui menara Babel (Kejadian 11)
  4. Allah memanggil Abraham, dan menjanjikan semua bangsa akan terberkati melalui keturunannya (Kejadian 12)
  5. Pembebasan bangsa Israel dari jajahan Mesir, dan Tuhan memberikan mereka 10-Hukum-Tuhan (Keluaran & Ulangan)
  6. Israel meminta raja untuk memerintah mereka, padahal Tuhan adalah pemerintah mereka (1 Samuel 8)
  7. Tuhan mengirim nabi-nabi agar bangsa Israel bertobat dan kembali kepada Tuhan
  8. Tuhan menghukum bangsa Israel karena pemberontakannya. Mereka dijajah oleh bangsa babel (Yehezkiel, Daniel)
  9. Tuhan membebaskan bangsa Israel dari Babel, dan mengembalikan mereka ke tanah perjanjian (Hagai)
  10. Yesus datang ke dunia, mati, disalibkan dan bangkit kembali untuk menebus dosa manusia, Israel dan non-Israel (penggenapan dari janji Allah dan nubuat-nubuat nabi)
  11. Hari-hari terakhir: antara penyaliban Yesus sampai kedatanganNya kembali (Ibrani 1:1-2)

Contoh: dalam membaca cerita pembebasan bangsa Israel dari penjajahan Mesir yang dipimpin oleh Musa (Keluaran 12), bangsa Israel diperintahkan untuk mengorbankan seekor domba, dipanggang dan dimakan bersama rempah-rempah pahit, untuk memperingati pembebasan mereka dari penjajahan Mesir (analogi pengalaman yang pahit).

Lalu, apa kita harus mengikuti tradisi ini? Tentunya tidak, melainkan tradisi ini merupakan simbol atau gambaran yang akan datang, yaitu pengorbanan Yesus di kayu salib untuk dosa manusia.

Kesimpulan: di dalam membaca Alkitab, ingatlah konteks pasal yang kita baca. Apakah ini langsung dituju ke kita? Mudah-mudahan ringkasan (yang sangat singkat) di atas dapat membantu anda dalam membaca cerita di Alkitab di dalam konteksnya, yaitu: cerita Allah dari awalnya (sebuah ciptaan yang sempurna), dan rusak karena pemberontakan manusia. Lalu, Allah sendiri yang merencanakan penyelamatan manusia dari awalnya (Kejadian 3:15) untuk mengembalikan semuanya seperti asalnya:

“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan” Wahyu 4:11

16 Responses to “Cara Membaca Alkitab”

  1. ele azhar Says:

    saya memang sering baca bible cuma… kalo disuruh menghapal ayat rasanya koq ga bisa ya. jadi kalo misalnya ada orang nanya, di ayat berapa sih itu tertulis? saya malah menjawab di kitab apa ayat itu tertulis karna pernah baca di kitab itu tapi ayat pastinya kurang ingat. mas rusdy ada saran bgmn cara menghapal ayat?

  2. Garam Dunia Says:

    Wah, sayangnya saya juga tidak mempunyai rumus jitu untuk menghafal secara cepat. Dari pengalaman sih biasanya karena sering membaca dan membahas (di kelompok pemahaman Alkitab, atau lainnya) jadi ingat. Biasanya saya hanya ingat topiknya saja, terletak dimana di Alkitabnya, saya pun sering tidak ingat. Tapi, berkat informasi teknologi, sekarang bisa menggunakan sabda.org kalau mau mencari ayatnya (seperti konkordansi Alkitab yang gratis!😉 )

    Saran saya, daripada menghafal kata demi kata, lebih baik menghafal topik atau kata kunci. Contoh, jika seseorang bertanya apakah gunanya membaca Alkitab, saya ingat bahwa saya pernah membaca sekitar “Firman Tuhan berguna untuk … mengajar …”. Nah, lalu saya gunakan sabda.org untuk mencari ayat-ayat yang mengandung kata-kata ini. Nah, ketemulah saya dengan 2 Timotius 3:16-17.

    Sekali lagi, dari pengalaman saya, semakin sering kita membaca dan membahasnya, akan lebih banyak yang kita ingat. Sayangnya, semua ini melibatkan kerja keras, meluangkan waktu untuk membaca Alkitab, dan lain sebagainya. Tentu saja, tidak bisa terjadi hanya seminggu atau sebulan saja, melainkan bertahun-tahun!

    Puji Tuhan, motivasi saudara ele sudah benar. Dengan merendahkan hati kita di hadapanNya, dan meminta kebijaksanaan dariNya, Dia akan memberikan kebijaksanaanNya untuk saudara (seperti yang dijanjikan oleh Amsal 1:7). Biarlah semuanya itu digunakan untuk kemuliaanNya

  3. ele azhar Says:

    tahnk you, I’ll try…

    JBU

  4. igloo man Says:

    Gimana mau hapal?
    kalau bahasanya beda-beda, ada revisinya, banyak versinya..

    Ada tuh alkitab yang seluruh umat di dunia bisa menghafal/ banyak yang hafal keseluruhan ayat2nya. bacaan dan maknanya seluruh umat sepakat.
    jadi susah memalsukannya.
    juga bisa kompak, seluruh umat di persatukan oleh alkitab yang sama, bahasa yang sama juga. Gak ada keraguan didalamnya.

  5. Adrianus Rianto Says:

    takutlah akan tuhan,jadilah manusia yang rendah hati,penuh kesabaran dan taat akan ajaran firman tuhan,bukalah hatimu untuk tuhan,jikalau engkau membuka hatimu untuk tuhan maka tuhan,yakin dan percaya roh kudus akan bekerja didalamu.

  6. Adrianus Rianto Says:

    HALELUYA..

  7. Adrianus Rianto Says:

    kenapa sifat-sifat saya tidak pernah berubah….aku sering mengalami guncangan,hatiku selalu bimbang…contoh:ketika saya kegereja saya tidak pernah memperhatikan pendeta yang sedang memberitakan firman tuhan…entah mengapa aku begini???aku juga sering berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang dilarang oleh tuhan…tapi kenapa saya sering melakukannya.
    status aku sekarang udah nikah tapi,umur aku masih 18 tahun,aku selalu sering bertengkar sama istri saya gara2 persoalan kecil aja bisa menjadi besar hingga keputusan istri saya(cerai)tapi aku tidak mau cerai karena saya masih sangat sayang ama dia…tuhan tolong hatiku berserah kepadamu bimbing aku tuhan berikanlah tuhan pengampunan kepada saya…saya sudah sering melanggar ajaran firmanmu…tapi aku percaya tuhan selalu ada didalam hati setiap manusia yang sungguh-sungguh percaya kepada YESUS KRISTUS…AMIN

  8. Adrianus Rianto Says:

    bagaimana caranya supaya saya selalu dekat ama TUHAN YESUS???

  9. Adrianus Rianto Says:

    tuhan tolng saya sebentar sore saya akan berurusan sama istri saya pertolongan tuhan….roh kudus menyertai kami semua…amin

  10. Garam Dunia Says:

    Wah wah, memang terlalu sering kita semua sebagai pengikut Tuhan selalu bergumul dengan diri kita sendiri untuk melakukan yang baik, tetapi keinginan daging kita selalu saja mencoba untuk merusaknya. Bahkan rasul Paulus sendiri mengalaminya (Roma 7:13-25)

    Tetapi, hanya karena berkat Tuhan saja, melalui kematianNya di kayu salib dan kebangkitanNya kembali, kedagingan kita telah mati bersamaNya, dan kita dibangkitkan kembali untuk hidup untukNya.

    Dengan prinsip yang sama, setiap kali kita gagal, kita hanya bisa kembali ke kaki salibNya, dan berkatNya melalui Roh Kudus akan merubah kita.

    Masalahnya, memang biasanya kita merasa gagal terlalu sering, lagi dan lagi, tapi saya hanya bisa meyakinkan saudara Adrianus, janganlah khawatir, karena Yesus selalu dekat dengan saudara ketika anda menerimaNya sebagai pegangan hidup saudara.

    Dari tulisan saudara di atas, saya yakin saudara telah merendahkan hati saudara dan membiarkan Roh KudusNya bekerja melalui saudara.

    “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” Roma 8:38-39

  11. Adrianus Rianto Says:

    Tuhan enggkau sungguh baik,engkau telah berikan jalan keluar bagi keluarga saya dan kami semua….sehingga keputusan istri saya bulat,dia tidak akan bercerai sama saya tetapi dengan syarat,saya harus merubah sifat jelek yang ada didalam diri saya……..terimah kasih YESUS

  12. Adrianus Rianto Says:

    aku ingin menceritakan mujizat2 yang tuhan berikan kepada saya:waktu saya masih pacaran sama istri saya,,saya selalu bertengkar…hingga saya sering memukul dan siksa dia….hari demi hari yang saya rasakan tetap sama..salah sedikit aku pukul dia..sehingga dia mengambil keputusan untuk meninggalkan saya..dia pergi pulang ke rumah orang tuanya..dia tidak mau kembali sama saya….saya sedih dan menyesal!!!!!!!ketika kucoba telepon dia,aku berusaha minta maaf tetapi,dia tidak mau!!saya heran kenapa ya??ketika itu aku langsung berdoa..dalam doa saya,saya berbicara:Tuhan tolong engkau gerakan hati wati untuk mengangkat telepon,,,,,ketika itu waktu aku telepon balik,dia langsung angkat…sambil menangis dia berbicara kembali sama saya…..saya bersyukur sama tuhan..malam itu tuhan telah menolong saya….SEBAB JIKALAU ENGKAU YAKIN DAN PERCAYA UNDANGLAH YESUS MASUK KEDALAM HATIMU…..YESUS AKAN MENUNTUN ENGKAU KEJALAN YANG TERANG HINGGA KEGELAPAN ITU HILANG DISELIMUTI OLEH TERANG IMANMU….AMIN

  13. sony Says:

    bagaimana membawa orang berdosa ke jalan TUHAN?

  14. Garam Dunia Says:

    @Sony:

    Jawaban pendek:
    Hanya Tuhan yang bisa, karena ini adalah pekerjaan Tuhan.

    Caranya?
    Melalui memberitakan FirmanNya, yaitu:

    “Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?”

    Roma 10:14, Terjemahan Baru

    Aplikasinya?
    1. Doa, doa dan doa
    2. Cara memberitakan FirmanNya?

    Terlalu bervariasi, contoh: dengan memberitahu apa kekristenan itu, berbuat baik sebagai bukti iman kita, dan terlalu banyak lainnya. Tetapi, unsur yang penting harus diingat, FirmanNya!

    Dari pengalaman saya pribadi, kita harus mengerti apa prinsip kekristenan itu sendiri (saya rangkum di https://garamdunia.wordpress.com/2007/04/19/apa-kekristenan-itu/).

  15. chandra Says:

    Mau nonton TV atau dengar kotbah2 silakan kunjungi web disini :
    http://www.garamdunia.net

    GBU…

  16. Kristian Says:

    Kalau seandainya belum dibaptis tapi kita percaya pada tuhan yesus,apakah boleh kita berdoa kpd nya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: